Gerhana bulan terjadi saat bulan melintas di belakang bumi, sehingga bulan akan masuk ke dalam
bayang-bayang bumi. Berikut perkiraan waktu gerhana dari astronomical almanac:

Jam (wib) pergerakan bulan yang teramati dari bumi
18.33 bulan memasuki penumbra bumi cahaya bulan melemah. Jika langit cerah, samar-samar dapat terlihat bayangan gelap di permukaan bulan.
19.45 bulan memasuki umbra bumi bulan tampak terpotong
21.06 bulan seluruhnya masuk ke dalam umbra bumi bulan berwarna kemerahan
21.33 bulan berada di tengah perjalanan melintasi umbra bumi puncak gerhana, bulan berwarna kemerahan
21.57 bulan mulai keluar dari umbra bumi bulan tampak terpotong
23.18 bulan seluruhnya keluar dari umbra bumi bulan tampak bulat utuh lagi
00.29 bulan keluar dari penumbra bumi cahaya bulan terang seperti purnama pada biasanya

Peristiwa gerhana bulan total ini dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia. Tanpa menggunakan alat (teleskop) sekalipun, peristiwa gerhana ini tetap dapat dinikmati. Cukup dengan mencari tempat yang agak lapang agar pandangan ke arah timur tidak terhalang.

Dalam momen gerhana bulan total kali Observatorium Bosscha mengadakan 3 jenis pengamatan.

  1. Pengamatan tertutup
    Pengamatan ini dilakukan oleh staf dan mahasiswa astronomi dan bersifat tertutup.
  2. Pengamatan untuk disiarkan melalui web (live streamning)
    Tayangan live streaming ini merupakan salah satu agenda dari jejaring pengamatan hilal. Masyarakat dapat melihat hasil pengamatan ini melalui situs http://hilal.kominfo.go.id atau di web bosscha.
  3. Pengamatan untuk tamu dan publik
    Oservatorium Bosscha menyediakan 2 teleskop bagi masyarakat yang ingin menyaksikan gerhana bulan di Observatorium Bosscha. Teleskop yang disediakan adalah teleskop berdiameter 6 cm dan 11 cm. Teleskop besar Zeiss tidak digunakan karena tidak cocok untuk mengamati gerhana bulan. Apabila ingin berkunjung, mohon hubungi bagian pendaftaran di nomor 022-2786001 pada hari dan jam kerja, dengan biaya administrasi Rp. 10.000 per orang dan kapasitas tempat 200 orang.

Mengingat gerhana bulan ini terjadi di musim hujan, cuaca menjadi faktor yang sangat menentukan apakah gerhana bulan akan dapat terlihat atau tidak. Jika cuaca berawan, tentu gerhana bulan tidak akan terlihat.

http://bosscha.itb.ac.id/en/news-articles/articles/181-gerhana-bulan-total-10-desember-2011.html

Iklan