Fenomena alam terjadi di langit Yogyakarta pada Selasa (4/1) siang ini. Sekitar pukul 11.15 WIB matahari yang bersinar cerah di atas langit Yogyakarta terlihat dikelilingi cincin tebal seperti pelangi hingga durasi mencapai 30 menit.
Ratusan karyawan dan Pegawai negeri sipil yang ada di Balaikota Yogyakarta bergantian keluar kantor untuk melihat dan mengabadikan fenomena alam yang jarang terjadi tersebut. Meski matahari terik mereka tak henti-hentinya mendongak ke atas untuk melihat Matahari bercincin tebal itu.

Tony Agus Wijaya, Kasie data dan informasi Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta mengatakan, fenomena tersebut merupakan fenomena alam yng wajar terjadi di musim hujan. Fenomena tersebut menurutnya biasa disebut halo, yaitu fenomena dimana Matahari dikelilingi oleh pelangi yang membentuk lingkaran cincin yang tebal.

“Itu merupakan hasil reaksi khusus antara awan yang tinggi dengan pancaran sinar matahari,” terangnya saat dihubungi, Selasa.

Menurutnya, awan yang bisa berinteraksi khusus dengan sinar matahari hingga membentuk halo tersebut berada pada ketinggian 2.000 meter diatas permukaan tanah. “Jadi bukan awan yang ada dipermukaan tetapi awan-awan yang tinggi, uap air yang terkandung di awan itu bereaksi dengan sinar matahari sehingga terjadi pembiasan cahaya daan menghasilkan halo tersebut,” tambahnya.

http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/nusantara/11/01/04/156308-matahari-bercincin-pelangi-di-langit-yogya-jadi-tontonan-warga

Iklan